Maurizio Sarri Ingin Mendatangkan Psikolog Olahraga Untuk Membantu Timnya.

LONDON – Pelatih Chelsea asal Italia Maurizio Sarri tengah berupaya mengembalikan mental para pemainnya ke kondisi semula dengan cara mendatangkan seorang psikolog olahraga. Hal itu dia sarankan setelah sebelumnya tim yang berjuluk The Blues ini dikalahkan oleh Leicester City dengan skor 0-1 di Stamford Bridge pekan lalu.

Gol yang dicetak oleh Jamie Vardy di babak kedua itu semakin menjauhkan jarak Chelsea dengan pemimpin klasemen sementara Liverpool menjadi 11 poin. Setelah pertandingan, sang pelatih pun mengkritik respon para pemain yang terkesan tidak konsisten dengan permainan mereka. Bahkan Sarri menjelaskan bahwa yang menjadi penyebab kekalahan timnya bukanlah masalah taktik atau fisik para pemain, namun tidak konsistennya para pemainlah yang menjadi akar masalahnya.

Namun ketika ditanya lebih jauh apakah rencana mendatangkan psikolog olahraga ini memang dalam rangka menyelesaikan permasalahan yang ada di timnya, Sarri pun menjawab : ” Untuk saat ini tidak, karena memang tidak semudah itu.”

“Pengalaman saya di Italia pada 15 tahun yang lalu, saya memiliki psikolog olahraga. Dan itupun sangat sulit karena klub merasa tidak siap dengan hal tersebut, dan pada saat ini pun saya rasa juga demikian.”

“Tetapi saya tidak tahu jika di sini, mungkin berbeda ketika di Inggris. Mengapa tidak? Mungkin kita bisa membicarakannya dengan pihak klub.”

“Yang jelas kami tidak dalam posisi kalah dari segi permainan. Kami kurang beruntung karena cara kami merespon gol tersebut ke cara yang kurang tepat, menurut saya.”

“Kami sudah memegang kontrol secara menyeluruh saat pertandingan, kami hanya perlu memainkan laga dengan cara yang sama pula. Kami masih sama berbahaya di hadapan lawan ketika tanpa kebobolan, dan kami rasa kami hanya perlu meneruskan saja.”

Pekan ini mungkin menjadi waktu yang sangat melelahkan untuk pemainnya, namun Sarri berpendapat bahwa timnya tidak merasakan penderitaan secara fisik. “Saya memiliki anggapan demikian karena Chelsea tidak mempunyai pemain yang jumlah menit bermainnya banyak”, katanya. “Chelsea mempunyai pemain dengan total jumlah menit bermain paling besar di Liga Primer, tapi tidak untuk musim ini, jadi saya rasa tidak karena hal demikian.”

“Untuk catatan performa fisik di tim, pada saat tim berhadapan dengan tim Bournemouth menurut saya menjadi salah satu yang paling baik di musim ini untuk urusan kuantitas dan menjadi salah satu yang paling baik dalam hal kualitas jumlah akselerasi dan untuk sprint atau kecepatan tinggi para pemain.”

“Saya juga memiliki anggapan bahwa sangat tidak mungkin mampu merubah kondisi fisik pemain hanya dalam waktu 2 menit. Tim berada di pertandingan dengan kondisi terbaik selama 55 menit dan kemudian 2 menit setelah terjadi gol kami mulai berada dalam masalah. Jadi saya berpendapat ada faktor lain, dan bukan dari faktor kondisi fisik pemain.”

Related Posts