Berikut 3 Alasan Kenapa Santiago Solari Bakal Dipecat Real Madrid

Kalah 0-1 dari Barcelona di Santiago Bernabeu dalam kompetisi La Liga pada Minggu 03 Maret 2019. Madrid saat ini mencatat 48 poin dari hasil 26 pertandingan, sementara itu Barcelona mendapat 60 poin.

Raksasa Catalan saat ini telah hampir pasti untuk memenangkan gelar di La Liga ke-26. Sementara itu, Los Blancos yang mungkin harus puas di posisi ketiga.

Berikut kami sajikan 3 alasan kenapa Santiago Solari akan segera dipecat dari Real Madrid.

Tidak Dapat Perkuat Pertahanan

Los Blancos hanya mendapat 9 clean sheet pada 26 pertandingan La Liga dan kebobolan hampir dari semua tim besar. Barcelona telah mencatat 10 gol bertanding melawan mereka pada empat pertandingan.

Selain itu, dalam laga grup Liga Champions CSKA Moscow pun mampu mengalahkan mereka 3-0 di Bernabeu. Mereka telah kebobolan 3 gol atau lebih dalam 5 kesempatan terpisah di musim ini, hal tersebut pasti tidak diharapkan oleh klub paling sukses di dunia.

Sergio Ramos telah menjadi pemain yang hebat untuk Real dan tampil di lebih dari 600 laga untuk mereka. Tetapi, saat ini terbukti Ramos telah melewati masa jayanya karena tidak bisa memimpin pertahanan untuk mereka lagi. Saat ini Ia hampir berusia 34 tahun dan bukan hal mengejutkan apabila ini merupakan musim terakhirnya di klub.

Selain itu, Raphael Varane merupakan bek tengah hebat, namun tidak cukup kuat dalam memimpin pertahanan Real Madrid. Oleh sebsb itu, kombinasi Ramos juga Varane sering kali tampil kesulitan dalam mengatasi kecepatan serta trik pemain depan lawan.

Tidak Dapat Bereksperimen dengan Formasi Baru

Los Blancos telah bermain menggunakan formasi 4-3-3 pada hampir di seluruh pertandingan pada musim ini. Solari belum bereksperimen pada formasi lain walaupun tidak meraih hasil yang diinginkan. Kelemahan dari pertahanan mereka terlihat oleh penyerang hebat seperti Barcelona, Tetapi Solari tidak mencoba menggunakan formasi lain seperti 4-2-3-1 contohnya.

Memainkan Casemiro dan Federico Valverde akan memperkuat lini pertahanan mereka, sebab akan memberikan pertahanan yang lebih bagus untuk bek tengah. Casemiro merupakan gelandang yang hebat dan memiliki Valverde di sisinya memungkinkan untuk menahan pemain seperti Lionel Messi.

Jelas terlihat Toni Kroos tidak dapat berkontribusi banyak ketika bertahan. Tetapi, Solari memainkan kombinasi pada lini tengah Kroos dan Luka Modric yang harus menanggung akibatnya.

Memainkan Valverde dan Casemiro pada gelandang bertahan akan membuat Modric untuk sering melakukan serangan. Kroos merupakan pengoper bola yang hebat, namun kurang mampu mempertahankan penguasaan bola.

Madrid Kemungkinan Tersingkir pada Semua Kompetisi

Los Blancos beresiko tanpa gelar di akhir musim sebab peluang realistis satu-satunya mereka hanya di Liga Champions. Kekalahan dari Barcelona nyaris menghancurkan harapan Los Blancos untuk memenangkan gelar liga ke-34. Barcelona telah menyingkirkan Madrid dari ajang Copa Del Rey.

Juara Liga Champions atau finis di runner-up masih dapat menyelamatkan pekerjaan Solari, namun hal tersebut tentu tidak gampang mengingat performa Madrid belakangan ini.

Madrid selalu menjadi tim tangguh di Liga Champions, namun reputasi menakutkan yang mereka punya mungkin tidak dapat menyelamatkan mereka pada tahun ini.

 

Related Posts